Prelina ogoh-ogoh di Kedonganan Bali


 Pembakaran ogoh-ogoh umumnya dilakukan pada malam Pangrupukan (sehari sebelum Nyepi) setelah diarak, sebagai simbol pemusnahan energi negatif dan sifat buruk manusia. Pada hari Ngembak Geni, warga sering memanfaatkan waktu untuk menyaksikan sisa-sisa ogoh-ogoh atau pameran karya ogoh-ogoh yang artistik di berbagai wilayah Bali. Sumber by google

0 comentários:

My Instagram

E-mail: liridwan85@gmail.com | Phone: +62 812 387 011 47